Orang bule?
Turis?
Berambut pirang?
Berkornea biru?
Berkulit putih pucat?
Dan lancar berbicara bahasa Inggris pastinya!
Selama ini aku cuma bisa lihat mereka (para bule) dari televisi aja. Ga pernah sama sekali lihat atau ketemu yang asli dan secara langsung. Pernah sih, cuma lihat dari jauh. Tapi yang aku inginkan itu berinteraksi langsung dengan mereka yang jelas-jelas berbeda ras, etnis, dan warna kulit.
Dan yeah!
Aku ga akan pernah nyesel udah jauh-jauh merantau ke Gorontalo. As you know, jauh banget sama kota asalku. Tapi, lihat deh! Aku dapet banyak banget pengalaman. Salah satunya berinteraksi langsung dengan orang bule tersebut. Rambutnya pirang? Iya!. Berkornea biru? Iya! biru muda warnanya. Body nya mirip banget sama Barbie. Well, aku salah satu penggemar barbie. Hehe.
Catherine Coverley namanya. Bule ini menjadi native speaker di sekolah ku selama setengah tahun. Kesempatan itu aku gunakan untuk, apa ya istilahnya? PDKT mungkin? Haha.. maksudnya berusaha meng-akrab-kan diri sama bule itu. Sekaligus memperlancar praktek penggunaan bahasa Inggris ku yang masih kacau. Pokoknya aku bersyukur banget masuk sekolah ini, pergi jauh-jauh ke Gorontalo, dan bisa berinteraksi langsung sama orang bule.
Miss Catherine sapaan akrabnya. Pertama kali masuk kelas ku, dia memperlihatkan foto keluarganya. Warna favoritnya warna hijau. Setiap hari dia selalu memakai kemeja warna hijau dan celana panjang warna Cream ketika mengajar bahasa Inggris. Miss Catherine asli berasal dari New York, USA.
Aku pernah bertanya kepadanya, "kenapa mau jadi native speaker di Indonesia, padahal kan masih banyak negara lainnya yang bisa ia pilih?". Dan jawabannya itu bikin aku terharu. Dia jawab "because I want to learn language. And Indonesia has many language. I love Indonesia". Waw! Segitu kerennya ya Indonesia di mata bule yang satu ini.
Dengan datangnya Miss Catherine ke sekolahku, pelajaran bahasa Inggris kelas X dan XI di handle sama dia. Dan membuat pelajaran bahasa Inggris semakin menarik. Miss Cath memberikan kami fotocopy novel The Great Gatsby karya F. Scot Fitzgerald. Tentunya novel dengan bahasa Inggris. Sehingga novel The Great Gatsby adalah novel berbahasa Inggris pertama yang aku baca. Dan otomatis menjadi kenang-kenangan dari bule cantik tersebut. Dan sekarang, novel The Great Gatsby sudah di film kan. Udah lumayan lama sih di tayangkannya, sekitar bulan Mei 2013 lalu.
Selain membahas dan meng-translate novel The Great Gatsby ke dalam bahasa Indonesia, Miss Cath juga mengenalkan kita beberapa Landmark di Amerika. Seperti patung Liberty yang diberi julukan Lady Liberty, kemudian Golden Gate Bridge, Grand Canyon, dan masih banyak lagi. Miss Cath juga memberi tahu kepada kita tentang budaya Amerika. Seperti bagaimana perayaan ketika Thanks Giving dan Hallowen. Dan hal itu semua yang dari dulu aku ingin ketahui.
Golden Gate Bridge |
Grand Canyon |
Sekali lagi aku bersyukur banget. Sedikit demi sedikit keinginan aku telah terpenuhi. Aku inget, dulu banget aku sering ngebayangin Hallowen. Dan akhirnya aku tahu sedikit lebih banyak dari sebelumnya tentang perayaan setan-setanan itu. Sesekali, akupun meluangkan waktu untuk mengunjungi wisma yang ia tinggali selama berada di Gorontalo. Dan saling bercerita satu sama lain.
Tapi sekarang Miss Cath udah pulang ke negara asalnya. Aku ga akan pernah lupain bule yang pertama kali aku kenal itu. Bule cantik bernama Catherine Coverley :D
i think i know her cause i am from USA too ^-^
BalasHapuswow its amazing! yeah i miss her too much now :D
Hapus